Neymar memutuskan memperpanjang masa baktinya bersama Santos hingga Desember 2026. Langkah ini merupakan bagian dari strategi seriusnya untuk kembali masuk skuad tim nasional Brasil dan bersaing di Piala Dunia 2026 di bawah arahan Carlo Ancelotti, Perpanjangan kontrak ini terjadi di tengah kebangkitan performa Neymar pasca cedera, kontribusinya yang signifikan bagi Santos, dan tekad pribadinya untuk menutup karier internasional dengan satu turnamen besar terakhir.
Keputusan tersebut juga sekaligus menutup spekulasi panjang mengenai masa depannya, yang sebelumnya penuh ketidakpastian karena kontraknya hampir habis. Dengan bertahan di klub masa kecilnya, Neymar menilai cara ini adalah yang paling realistis untuk mempertahankan menit bermain, kondisi fisik, serta relevansi di mata pelatih tim nasional.
Kabar perpanjangan kontrak ini pertama kali dilaporkan oleh Fabrizio Romano, yang menyebut Neymar menyepakati tambahan satu tahun masa kerja demi membuka peluang tampil di Piala Dunia 2026.
Kebangkitan Performa Neymar di Santos
Setelah pulih dari cedera hamstring, Neymar kembali merumput pada November 2025 dan menunjukkan performa positif. Dalam tujuh pertandingan, ia berhasil mencetak lima gol, termasuk satu hat-trick, serta memimpin tim sebagai kapten dalam beberapa laga penting.
Kontribusinya tidak hanya terbatas pada periode tersebut. Musim sebelumnya, Neymar mengoleksi 11 gol dan empat assist, membantu Santos menjauh dari ancaman degradasi di Serie A Brasil.
Cedera memang menjadi tantangan utama bagi Neymar dalam beberapa tahun terakhir. Sejak hijrah ke Al-Hilal pada 2023 dan kemudian kembali ke Santos, ia tercatat absen dalam total 89 pertandingan karena berbagai masalah kebugaran. Meski demikian, saat fit, produktivitasnya tetap dianggap sangat berharga bagi tim. Neymar bukan sekadar pencetak gol, tetapi juga figur penting yang mengangkat moral tim muda dan memberi pengalaman di ruang ganti.
Perjuangan untuk Kembali ke Timnas Brasil
Ambisi Neymar kembali memperkuat tim nasional Brasil tidak mudah. Ia belum membela Selecao sejak September 2023 akibat cedera lutut serius, sementara Ancelotti mulai membangun tim dengan wajah-wajah baru.
Meski demikian, Neymar tetap optimis. Pada awal Desember, ia menyampaikan keyakinan bahwa jika terpilih, targetnya adalah mencetak gol di final Piala Dunia dan membawa pulang trofi untuk Brasil.
Ancelotti pun menegaskan bahwa pemilihan pemain akan dilakukan secara menyeluruh. Fokus utama adalah kepentingan tim nasional, bukan sekadar reputasi atau nama besar pemain. Daftar final skuad diperkirakan akan ditentukan setelah agenda FIFA pada Maret, dengan keputusan akhir menjelang Mei 2026. Jika kondisi Neymar terbaik dan dianggap lebih layak dibanding pemain lain, peluang tampil di Piala Dunia tetap terbuka.
Untuk meningkatkan peluangnya, Neymar bekerja sama dengan fisioterapis Brasil, Eduardo Santos, yang dikenal dengan metode pemulihan tidak konvensional. Proses ini mencakup perawatan intensif pasca prosedur meniscectomy artroskopi parsial pada lutut kiri. Tujuannya adalah mempercepat pemulihan dan menjaga kondisi fisik tetap optimal hingga fase seleksi krusial.
Sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Brasil, dengan 79 gol dari 128 pertandingan, Neymar membawa warisan besar sekaligus tekanan ekspektasi tinggi. Perpanjangan kontrak di Santos menjadi simbol bahwa perjuangan untuk mencapai Piala Dunia 2026 masih jauh dari selesai dan tetap menjadi tujuan utamanya.















































